Partisi Pada Windows Vista dengan EASEUS Partition Master 4.0 Home Edition

Karena adanya permintaan tutorial partisi untuk Windows Vista dari hahay, saya mencoba membuat tutorial singkat cara mempartisi hard disk pada Windows Vista dengan menggunakan EASEUS Partition Master 4.0 Home Edition. Berikut tutorial melakukan partisi pada Windows Vista.

Tampilan AwalJika anda membeli laptop baru, biasanya hanya terdapat satu drive saja yaitu drive C. Adapun jika anda melihat partisi lain pada tampilan EASEUS, kemungkinan drive tersebut adalah drive untuk menyimpan backup system laptop anda. Jadi, jangan sampai anda menghapus drive tersebut. Pada laptop yang saya gunakan terdapat tiga buah partisi, yaitu partisi backup system, partisi C, dan partisi D (karena saya sudah membagi drive C sebelumnya). Pada contoh kasus yang saya terangkan, saya akan mempartisi drive C agar lebih mudah dipahami.

Memilih PartisiSetelah menjalankan EASEUS, pilih drive yang akan anda partisi. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya memilih drive C untuk saya bagi menjadi partisi lain. Kemudian pilih tombol Resize/Move untuk merubah ukuran drive C.

Tentukan Ukuran PartisiTentukan ukuran drive C yang akan anda sisakan. Karena drive C merupakan drive untuk sistem, sebaiknya tidak diberikan ukuran yang terlalu besar. Ukuran 80 – 100 GB saya rasa cukup untuk drive sistem. Untuk contoh kasus yang saya gunakan, saya mengalokasikan drive C sebesar 50 GB = 50.000 MB. Untuk memberikan ukuran, anda bisa lakukan dengan cara menggeser bar partisi atau langsung memberikan angka pada text box yang disediakan (lebih baik karena ukuran yang diinginkan bisa lebih tepat). Kemudian pilih tombol OK.

Memilih Drive UnallocatedKonfigurasi DriveSetelah melakukan pengurangan pada drive, akan muncul drive baru yang masih belum dialokasikan (unallocated). Drive tersebut belum dapat digunakan karena belum dibuat partisinya. Untuk membuatnya, pilih drive “unallocated” tersebut kemudian pilih tombol Create. Kemudian akan muncul jendela untuk konfigurasi drive yang akan dibuat seperti nama (label), tipe drive (file system), dan huruf (drive letter). Setelah konfigurasi selesai, pilih tombol OK.

Jalankan OperasiSetelah anda melakukan langkah-langkah di atas, partisi masih belum dapat digunakan. Karena langkah-langkah yang anda lakukan masih bersifat sementara. Oleh karena itu langkah-langkah yang anda lakukan sebelumnya dapat anda ulang (undo). Untuk menjalankan semua langkah-langkah yang sudah anda susun, klik tombol Apply. Konfirmasi 1Konfirmasi 2Kemudian akan muncul jendela konfirmasi untuk menjalankan operasi yang akan dikerjakan. Jika anda sudah yakin klik OK, dan jika anda masih ingin memperbaikinya, anda bisa memilih NO. Setelah anda menekan tombol OK, jendela konfirmasi kedua akan muncul yang merupakan konfirmasi untuk menjalankan operasi namun harus melakukan restart komputer. Hal ini disebabkan karena operasi yang dilakukan melibatkan drive sistem operasi (drive C). Pilih NO jika anda membatalkan operasi, dan OK jika anda ingin melanjutkan operasi. Setelah anda memilih tombol OK, maka komputer anda akan otomatis restart.

Setelah booting, EASEUS akan menjalankan operasinya. Silahkan anda tunggu operasi tersebut hingga selesai sampai komputer melakukan restart kembali.

Setelah restart yang kedua kalinya, akan muncul pesan bahwa telah terjadi kesalahan pada komputer anda. Anda akan mendapatkan dua pilihan yaitu “Launch Startup Repair (Recomended)” dan “Start Windows Normaly”. Anda pilih saja “Start Windows Normaly” untuk masuk ke Windows.

Sebelum anda masuk Windows, EASEUS kembali memberikan konfirmasi bahwa operasi yang dilakukan telah selesai. Baru anda bisa masuk ke Windows. Kemudian silahkan anda cek partisi hard disk anda sekarang.

Oke, itu saja sedikit tutorial ringkas dari saya. Inginnya menggunakan video, tetapi saya mencoba hasilnya masih kurang bagus. Mungkin tutorial menggunakan video saya buatkan lain waktu. Semoga bermanfaat. :)

41 thoughts on “Partisi Pada Windows Vista dengan EASEUS Partition Master 4.0 Home Edition

  1. Makasih banyak ya bro,,,
    tadinya agak ragu mau pake ini takutnya ada efek samping ke notebooknya,,,
    ternyata simple bgd coz udah liat tutorialnya,,,

    trims skali lagi,,,keep posting ya,,,:)>-:)>-

  2. maksih banget…. atas tutorial singkatnya….

    saya ada pertanyaan…laptop saya hanya punya satu drive saja yaitu C:, dan didalmnya sudah banyak tersimpan dokumen2 penting….apakah tutorial diatas tidak mengganggu keselamatan dokumen2 saya ato gak?
    tolong di balas secepatnya…butuh banget…klo bisa tutorial lengkap ke email saya….

    maaf ngerepotin…hehhe…makasih sebelumnya…..

    1. Hehehe… tenang aja. Senang kok bisa membantu.

      Memang terkadang kita merasa was-was jika partisinya masih satu dan sudah banyak data di dalamnya. Saya pernah melakukannya dan berhasil, asalkan tidak ada gangguan ketika melakukan proses partisi.

      Saya menyarankan sebaiknya anda lakukan dulu proses defragementasi pada drive C anda. Setelah itu barulah anda lakukan partisi.

      Untuk melakukan defragmentasi, anda bisa melakukan tool defrag bawaan windows. Tetapi saya menyarankan pakai software defragmentasi lain saja seperti Defraggler. Yang saya rasakan dengan defragler lebih optimal untuk melakukan defragmentasi. Untuk software Defraggler, bisa anda download di filehippo.com atau situs resminya defraggler.com.

      Semoga bermanfaat. :)

    1. Wah, saya belum mencoba untuk membandingkannya. Tetapi secara fungsional kemungkinan sama, kemungkinan berbeda dari fiturnya.

      Yang saya suka dari software ini adalah GRATIS!!! :)

  3. :( :( :( :(
    pak kok partisiku yang lain tidak ada ya. cuman c aja yang laen g ad, aku pake compaq cq40, hardisk 250.
    ak partisi jadi 3 partisi kok pad ilang ya???
    padahal dah sesuai langkah2 yang diberikan… tolong dong pak..

    1. Pada ilang gimana maksudnya? Anda menggunakan EASEUS? Coba dibuka lagi EASEUS-nya. Kemudian coba dilihat partisi hard disknya. Apakah masih dalam satu bagian? Atau ada bagian yang belum dibuat partisinya? Maksudnya spacenya ada, tetapi partisinya tidak bisa digunakan karena belum di-create (tampilan dalam EASEUS berwarna hitam (unlocated) ).

      Atau jangan-jangan ketika EASEUS hendak melakukan proses ketika booting, anda menekan salah satu tombol keyboard sehingga operasi yang akan dijalankan dibatalkan.

      Coba anda ulangi kembali langkah-langkahnya. :) Insya Allah bisa. :)

    1. @septian
      Tentu saja ini bisa jalan di XP karena ini jalan di Vista. Yang biasanya tidak kompatibel itu kalo dari XP -> Vista.

      @Nuy’s
      He3, terima kasih juga dan salam kenal… ;)

      @qhaanz_fz
      Sip, silahkan dicoba… :)

  4. brow q mw tanya nechh
    pada saat muncul “Launch Startup Repair (Recomended)” dan “Start Windows Normaly”
    kan windows operatingnya disuruh perbaiki, knpa starrt windows nomaly?????
    kug gak direpair dengan CD OSnya?????
    klo gak direpai bukannya lama2 jdi rusak ya….
    bayu….

    1. Sebenarnya, saya juga belum tahu kenapa Windows harus melakukan startup repair setiap kali setelah menjalankan operasi dari EASEUS. Setiap kali saya melakukan partisi menggunakan EASEUS, pasti selalu seperti itu.
      Saya sudah mencoba untuk melakukan startup repair. Namun setelah saya menunggu lama windows untuk memperbaiki, hasilnya tetap saja windows tidak dapat melakukan perbaikan. Oleh karena itu, saya katakan pilih saja “Start Windows Normaly” supaya langsung masuk ke Windows.
      Lagipula setelah saya melakukan itu, saya tidak melihat adanya kesalahan pada startup selanjutnya.

  5. Kalo saya begini,
    kn sy abis partisi C pk cara
    Start-control panel-administrative tools-comp management-harddisk management-klik kanan shrink volume-q bg 2 uda gt aq partisi jg buat harddisk yg uda terbentuk td.

    entah knp stlah d restart muncul pesan error.
    BOOTMGR is missing
    solusinya gmn ni???ap ni efek partisi itu td?
    sbenerx cara partisi d win vista sp1 gmn??
    Mohon pencrahanx cz ni g mw booting, dsrh tkn ctrl+alt+del melulu…
    sy bingung bgt…
    ni awalny sy pgn partisi C yg bsr memorynx 300gb. kan kgedean??? g da local drive lainx lg…
    bagaimana??? mohon sgr bales d email jg bs. ato dsni j… thx before

  6. Maz mnt saran ane kan baru bli hdd 1tb bgsnya dibuat brp partisi n rencana ane pk win7.
    Bs kah easeus bwt partisi n format harddisk yg os ny win7?
    Makasih

  7. gw kirain winamp gw error..
    dngarin lagu yg bagus kq malah kdengran lagu sableng2…trnyata ni sumbernya..:P

    btw, ni freeware pa shareware y?
    kash link donk gan donlot yg freeny..he

    1. 100% Free mamen…. :D

      Itu kan udah ada link di postnya langsung ke situs resminya. Emang dari EASUSnya ada versi yang free-nya kok. Ada yang bayar, cuma itu beda fitur aja. :)

  8. mas ni saya mw nanya. Saya pke OS win7. saya dah cb pake disk management bwaan win7. saya pengen gedein drive C, nah pas cb pke disk mngment, itu cm g bs tuk extend drive C, bisany cm shrink.klo di drive D bru bs extend ma shrink

    nah klo pke ni software yg edisi free nantinya partisi bru yg saya ambil dari drive D bisa saya merge ga sama drive C??? soalny yg edisi free biasanya ga ada fitur merge partisi

  9. wOw… thanks banget sobb.. tutoR’e sangat beRmanfaat… ane udah buktiin.. sempet dag-dig-dug Juga sii.. tapi setelah ane ikutin step by step’a.. Alhamdulillah sukses.. thanks banget sob sekali lagy :cheers

  10. makasih infonya gan. q tadi nyoba martisi pake easus juga. modal nekat nyoba2. udah partisi-restart, tetep 1 partisi aja. q ulangi sampe 3X hasilnya tetep aja.padahal langkah2e sama kayak prosedur di atas. apa procecor juga mempengaruhi? q make pentium 3, OS pake XP SP 1(dari pada jadi sampah di gudang, he3). mohon pencerahanya… :D

Leave a Reply